Pemkot Tarakan Perkuat Pendidikan dan Permodalan UMKM, Siapkan Lahan SNT 11 Seluas 6,47 Hektare

Advetorial, Berita35 Dilihat

TARAKAN24JAM.COM, TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terus mendorong pembangunan daerah melalui penguatan sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan sertifikat tanah untuk rencana pembangunan SNT 11 di Kelurahan Mamburungan serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kredit Tarakan HIBOT bersama PT BPD Kaltimtara Cabang Tarakan, Rabu (21/10/2026).

Dua agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus membuka peluang permodalan bagi pelaku usaha mikro di Kota Tarakan.

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam merealisasikan kedua agenda tersebut. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat

“Pemerintah Kota Tarakan memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kedua agenda ini dapat terlaksana. Pembangunan pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Siapkan Lahan 6,47 Hektare untuk Pembangunan SNT 11

Dalam sektor pendidikan, penyerahan sertifikat tanah untuk rencana pembangunan SNT 11 menjadi langkah penting dalam mendukung penyediaan fasilitas pendidikan di Kota Tarakan.

Lahan yang berlokasi di Kelurahan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur, tersebut memiliki luas 64.700 meter persegi atau sekitar 6,47 hektare. Ketersediaan lahan ini diharapkan menjadi landasan bagi tahapan pembangunan fasilitas pendidikan yang representatif dan mampu mendukung kebutuhan masyarakat.

Penyediaan lahan merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan satuan pendidikan, terutama untuk memastikan tersedianya ruang yang memadai bagi kegiatan belajar mengajar serta pengembangan lingkungan pendidikan.

Pemkot Tarakan berharap rencana pembangunan SNT 11 dapat mendukung pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas. Dengan fasilitas yang memadai, akses masyarakat terhadap layanan pendidikan diharapkan semakin terbuka dan mampu menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Penyediaan lahan ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan pendidikan. Kami berharap proses selanjutnya dapat berjalan sesuai tahapan sehingga keberadaan fasilitas pendidikan tersebut nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Khairul.

Kredit Tarakan HIBOT Buka Akses Permodalan UMKM

Selain sektor pendidikan, Pemkot Tarakan juga memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penandatanganan PKS Kredit Tarakan HIBOT dengan PT BPD Kaltimtara Cabang Tarakan.

Program yang berpedoman pada Peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 14 Tahun 2026 tersebut diarahkan untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro. Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah berupaya mendorong agar pelaku usaha memiliki kesempatan memperoleh dukungan pembiayaan untuk mengembangkan kegiatan usahanya.

Akses permodalan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku usaha mikro, terutama untuk menambah kapasitas produksi, memperluas pemasaran, meningkatkan kualitas produk, hingga menjaga keberlangsungan usaha.

Khairul berharap Kredit Tarakan HIBOT dapat menjadi salah satu instrumen yang membantu pelaku usaha mengembangkan potensi ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing.

“Melalui kerja sama dengan Bank Kaltimtara, kami berharap akses permodalan bagi pelaku usaha mikro semakin terbuka. Dengan dukungan pembiayaan yang tepat, pelaku usaha diharapkan dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing,” tuturnya.

Meski demikian, perluasan akses pembiayaan juga perlu diiringi pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan kemampuan memenuhi kewajiban kredit. Dengan demikian, fasilitas permodalan dapat dimanfaatkan secara produktif dan mendukung keberlanjutan usaha.

Pemkot Tarakan berharap kerja sama tersebut tidak hanya membantu pelaku usaha memperoleh pembiayaan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi yang mampu memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.

Sinergi Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pelaksanaan kedua agenda ini mencerminkan upaya Pemkot Tarakan mengembangkan pembangunan secara beriringan, baik melalui peningkatan kualitas pendidikan maupun penguatan ekonomi kerakyatan.

Di satu sisi, penyediaan lahan untuk pembangunan SNT 11 menjadi bagian dari persiapan infrastruktur pendidikan. Di sisi lain, Kredit Tarakan HIBOT diharapkan membantu pelaku usaha mikro memperoleh akses permodalan untuk meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha.

Khairul menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan agar program pembangunan dapat berjalan optimal.

“Kami ingin pembangunan daerah memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan harus berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi, sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat dapat saling mendukung,” pungkasnya.

Melalui berbagai program tersebut, Pemkot Tarakan berharap pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas dan pelaksanaan program, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Adv/wek)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *