DPRD Tarakan Imbau Warga Tetap Tenang, Isu Flu Burung Dipastikan Tidak Benar

Advetorial, Berita112 Dilihat

TARAKAN, tarakan24jam.com – Beredarnya surat dari Dinas Kesehatan Kota Tarakan yang viral di tengah masyarakat belakangan ini sempat memicu kekhawatiran terkait isu flu burung. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Tarakan, Herman Hamid, meminta masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang dalam menyikapi informasi yang beredar.

Herman menegaskan bahwa surat yang dimaksud bukanlah informasi untuk konsumsi publik, melainkan surat rutin internal yang ditujukan kepada puskesmas sebagai bagian dari langkah kewaspadaan dini di sektor kesehatan.

“Perlu dipahami bahwa surat tersebut merupakan bagian dari prosedur rutin Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kewaspadaan. Itu bukan tanda adanya kasus flu burung di Tarakan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan telah memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang berkembang, dan memastikan bahwa kabar yang beredar di masyarakat tidak benar. Justru, kata Herman, surat tersebut mencerminkan kepedulian pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya dalam hal keamanan pangan.

Lebih lanjut, Herman mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu yang berpotensi menimbulkan kepanikan.

“Tidak perlu galau atau khawatir berlebihan. Yang penting adalah tetap waspada, terutama dalam memilih dan mengonsumsi makanan yang aman dan sehat,” tegasnya.

Menurutnya, kewaspadaan tidak hanya berlaku pada daging ayam, tetapi juga terhadap seluruh jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Ia mendorong masyarakat untuk lebih teliti saat berbelanja, baik di pasar tradisional maupun tempat lainnya, serta memastikan kualitas dan kebersihan bahan pangan.

Dari sisi legislatif, DPRD Tarakan memastikan akan terus menjalin koordinasi dengan dinas teknis, khususnya Dinas Kesehatan, guna memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Koordinasi ini rutin kami lakukan, terutama melalui mitra kerja di Komisi II, untuk memantau kondisi di lapangan sekaligus memastikan situasi tetap kondusif,” jelasnya.

Ke depan, DPRD juga akan mendorong peningkatan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami isu-isu kesehatan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Intinya, masyarakat tidak perlu khawatir. Informasi yang beredar itu tidak benar, dan kondisi di Tarakan tetap aman,” tutup Herman. (Adv/wek)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *