Dorong Integrasi Digital hingga Pembenahan Pengelolaan Sampah

Advetorial, Berita81 Dilihat

TARAKAN, tarakan24jam.com – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Tarakan terus mematangkan evaluasi kinerja perangkat daerah melalui rapat uji petik yang digelar, Senin (hari ini). Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan laporan kinerja pemerintah daerah benar-benar selaras dengan kondisi di lapangan.

Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Tarakan, Markus Minggu, menyampaikan bahwa dari lima organisasi perangkat daerah (OPD) yang dijadikan sampel, dua di antaranya telah selesai dibahas secara mendalam.

“Uji petik ini kita lakukan untuk mencocokkan laporan dengan realitas di lapangan. Hari ini sudah dua OPD yang kita bahas, sisanya akan kita lanjutkan,” ujarnya.

Salah satu sorotan utama dalam rapat adalah kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), khususnya terkait integrasi sistem informasi antar-OPD. DPRD mendorong adanya satu sistem terpadu yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan dan informasi publik.

Dalam uji coba yang dilakukan langsung saat rapat, sejumlah portal OPD berhasil diakses dengan baik. Hal ini dinilai sebagai langkah positif, meski integrasi antar-sistem masih perlu diperkuat.

“Kita ingin semua OPD terhubung dalam satu portal. Tadi kita sudah uji beberapa website, dan hasilnya bisa diakses. Ini penting agar masyarakat mudah mendapatkan informasi,” jelasnya.

Selain itu, sektor pariwisata turut menjadi perhatian, terutama terkait optimalisasi kawasan Ratu Intan dan Gedung Tarakan Art and Convention Center (TACC). Pemerintah daerah saat ini tengah berupaya menarik minat investor untuk mengelola kawasan tersebut secara lebih produktif.

Menurut Markus, strategi yang kini ditempuh adalah membagi kawasan investasi menjadi beberapa bagian agar lebih fleksibel dan menarik bagi investor.

“Kalau satu kawasan ditawarkan sekaligus, nilainya cukup besar. Jadi sekarang diarahkan per blok, supaya lebih realistis dan diminati investor,” katanya.

Pansus juga menekankan pentingnya keberlanjutan rekomendasi DPRD agar tidak sekadar menjadi catatan tahunan tanpa implementasi nyata. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan capaian tahun sebelumnya dan kondisi saat ini.

“Kita tidak ingin rekomendasi hanya berulang setiap tahun. Harus ada progres yang jelas dan dirasakan,” tegasnya.

Pembahasan akan berlanjut pada sektor lingkungan hidup, khususnya terkait sistem pengelolaan sampah yang menjadi isu krusial di Kota Tarakan. Setelah seluruh rangkaian uji petik rampung, hasilnya akan dirumuskan dalam laporan resmi untuk dibahas di tingkat DPRD.

“Nanti kita susun laporan dan bahas bersama untuk menjadi rekomendasi DPRD,” pungkasnya. (adv/wek)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *