TARAKAN, tarakan24jam.com – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar Pemerintah Kota Tarakan di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Tarakan, Senin (6/4/2026). Momentum pasca-Idulfitri 1447 Hijriah ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara jajaran legislatif, eksekutif, dan seluruh elemen masyarakat.
Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat sinergi dalam membangun daerah.
“Momentum Halal Bihalal ini bukan hanya seremonial, tetapi fondasi penting untuk menjaga keharmonisan antara DPRD, Pemerintah Kota, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan Tarakan ke depan,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas kelancaran rangkaian ibadah Ramadan hingga arus mudik yang berlangsung aman dan kondusif di Kota Tarakan. Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
Lebih lanjut, Yunus menekankan bahwa semangat saling memaafkan harus menjadi energi baru bagi para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Wali Kota Tarakan, Khairul, dalam sambutannya menyoroti pentingnya silaturahmi sebagai perekat persatuan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekaligus apresiasi atas terjaganya situasi keamanan selama perayaan Idulfitri.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjaga kondusivitas selama hari raya. Semoga kebersamaan ini terus terjaga demi Tarakan yang lebih baik,” ucapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is beserta istri, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, perbankan, tokoh masyarakat, kepala perangkat daerah, Direktur Perumda, hingga pimpinan organisasi Islam se-Kota Tarakan.
Acara ditutup dengan tausiyah menyejukkan dari Imamul Hakim, dilanjutkan dengan sesi saling berjabat tangan sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat persaudaraan antar pemimpin serta masyarakat di Bumi Paguntaka. (Adv/wek)







